Rabu, 20 Juli 2011

proposal biologi tentang pengaruh media tanam

PROPOSAL HASIL PENELITIAN BIOLOGI
TENTANG
PENGARUH MEDIA TANAM PADA PERTUMBUHAN KACANG HIJAU










Disusun oleh : IPA
Polar Yaya




SMA 



KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan proposal penelitian dengan baik dan lancar tanpa ada halang rintang yang menganggu . Kami juga mengucapkan terimakasih yang sebesar_besarnya kepada pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan proposal penelitian ini , baik itu secara material ataupun spiritual , karena tanpa bantuan pihak yang telah mebantu dalam pembuatan proposal penelitian ini maka proposal penelitian tidak akan selesai dengan baik .
Kami menyadari bahwa pembuatan proposal penelitian ini masih terdapat banyak kekurangan . Oleh karena itu , kami senantiasa mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi penyempurnaan proposal penelitian ini . Akhirnya , semoga proposal ini dapat bermanfaat dan berguna bagi pembaca dan generasi penerus bangsa Indonesia .






Tangerang , 19 Juli 2011
Tim Penulis









DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………………………………………………………………… i
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………………………………………………………. ii
A.      PENDAHULUAN …………………………………………………………………………………………………………… 1
1.      Latar Belakang ……………………………………………………………………………………………………….. 1
2.      Tujuan Penelitian …………………………………………………………………………………………………… 2
3.      Perumusan Masalah ………………………………………………………………………………………………. 2
4.      Hipotesis ………………………………………………………………………………………………………………… 2
B.      KAJIAN TEORITIK ………………………………………………………………………………………………………….. 2
C.      METODE PENELITIAN …………………………………………………………………………………………………… 3
1.      Jenis Penelitian ……………………………………………………………………………………………………… 3
2.      Populasi dan Sample …………………………………………………………………………………………….. 3
3.       Tempat dan Waktu Penelitian ……………………………………………………………………………….. 3
4.       Dekripsi Variable Penelitian …………………………………………………………………………………… 3
5.       Alat dan Bahan Penelitian ………………………………………………………………………………………………….. 3
6.       Cara Kerja Penelitian ………………………………………………………………………………………………………….. 4
7.       Tabel Hasil Data Pengamatan …………………………………………………………………………………………….. 4
D.      KESIMPULAN ……………………………………………………………………………………………………………………………. 5
E.       DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………………………………………………….. 5
DOKUMENTASI …………………………………………………………………………………………





A.      PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Kacang hijau  atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae  adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.
Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur. Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun. Tanaman kacang hijau juga sangat dibutuhkan dalam dunia masakan yaitu dapat berupa kecambah yang disebut dengan tauge dan bijinya . Penanaman kacang hijau itupun sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama . Penanamannya pun tidak membutuhkan media tanam yang merumitkan , hanya dengan kapas tanaman kacang hijau juga bias tumbuh .
Kacang hijau memiliki kandungan proteincukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain; kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan tubuh. Sedangkan  kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Tidak kalah dengan kacangnya, kecambahnya juga memiliki manfaat seperti : Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker. Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan. Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa). Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.
2.      Tujuan Penelitian
Dengan dilakukannya penelitian ini kita dapat mengerti tentang pertumbuhan pada tanaman kacang hijau dan kita juga dapat mengetahui perbandingan pertumbuhan kacang hijau yang ditanam melalui dua media tanam yang berbeda yaitu media tanam berupa tanah alluvial dan kapas .
3.      Perumusan Masalah
Adakah pengaruh media tanam pada pertumbuhan kacang hijau ?
4.      Hipotesis
Ada pengaruh media tanam pada pertumbuhan kacang hijau . Tanaman kacang hijau yang ditanam pada media tanam berupa tanah pertumbuhannya lebih lama daripada kacang hijau yang ditanam pada media tanam berupa kapas .
B.      KAJIAN TEORITIK
   Tanah alluvial terjadi dari pelapukan batuan yang merupakan suatu campuran dari beberapa unsur.jenis-jenis tanah yang aku ketauhi,antara lain:tanah volkanik adalah tanah yang berasal dari endapan lahar gunung berapi,tanah ini baik untuk perkebunan,karena banyak mengandung unsur hara didalamnya.tanah humus adalah tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan ataupun hewan,tanah ini biasanya digunakan untuk menyuburkan tanaman karena banyak mengandung humus.
Kapas adalah serat halus yang menyelubungi biji beberapa jenis Gossypium (biasa disebut "pohon"/tanaman kapas), tumbuhan 'semak' yang berasal dari daerahtropika dan subtropika. Serat kapas menjadi bahan penting dalam industri tekstil. Serat itu dapat dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain. Produk tekstil dari serat kapas biasa disebut sebagai katun (benang maupun kainnya).
Hubungannya tanah dengan kacang hijau adalah tanah adalah media tanam yang sejak lama telah digunakan oleh kita dan tanah ini banyak macamnya hingga yang subur dan tidak subur . Hubungan kapas dengan kacang hijau adalah kapas adlah media tanam yang baru dan dapat mempercepat pertumbuhan tanaman kacang hijau sebagai pengganti tanah .



C.      METODE PENELITIAN
1.      Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen . 
2.      Populasi dan Sample
Populasi penelitian adalah pertumbuhan tanaman kacang hijau yang dipengaruhi oleh media tanamnya . Sample yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 biji kacang hijau yag di letakan pada wadah A dan B untuk media tanam berupa tanah dan wadah A dan B untuk media tanam berupa kapas . Wadah yang kami gunakan tiap samplenya sama yang memiliki diameter dasar 0.45 dm dan menggunakan biji kacang hiaju yang memiliki besar dan berat yang sama yang diukur sebelum dan sesudah perendaman .
3.       Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini kami lakukan mulai dari hari Kamis tanggal 14 Juli 2011 sampai hari Selasa tanggal 19 Juli 2011 di Laboratorium Botani yang digunakan khusus untuk meneliti pertumbuhan tanaman yang dilengkapi dengan camera yang akan mengawasi pertumbuhan tanaman yang terletak sebuah perukoan di Cimone , Banten .
4.       Dekripsi Variable Penelitian
a.       Variable bebas : Penggunaan media tanam yaitu tanah dan kapas
b.      Variable terikat : Ukuran tinggi tumbuhan dan jumlah daun
c.       Variable kontrol : cahaya yang cukup dan pemberian air yang cukup
5.       Alat dan Bahan Penelitian
-          12 Kacang hijau yang baik , yang memiliki ukuran dan berat yang sama
-          4 Wadah / pot yang memiliki diameter dasar 0.45 dm
-          Alat ukur berupa penggaris
-          Alat tulis berupa pulpen , kertas , spidol dan buku
-          Air
-          Kapas putih
-          Tanah alluvial
6.       Cara Kerja Penelitian
-          Siapkan 4buah wadah yang akan digunakan dan beri  wadah itu dengan tulisan A kapas , B kapas , A tanah dan B tanah .
-          Isi wadah itu dengan tanah alluvial dan kapas sesuai dengan tulisan tadi dan di isi minimal sepertiga dari tinggi wadah .
-          Pilihlah ukuran dan berat kacang hijau yang sama sebanyak 12 biji dan taruh ke dalam wadah masing-masing 3 biji dengan jarak yang sama .
-          Letakkan keempat wadah itu pada tempat yang menerima cahaya yang sama .
-          Berikan 5 tetes air tiap wadahnya
-          Ukur tinggi tanaman dari permukaan media tanam .
-          Perhatikan dan ukur tiap pertumbuhannya dan diberi air dengan tarakan sama tiap wadahnya , lalu bandingkan pertumbuhannya melalui tinggi kecambah .
-          Buatlah laporan penelitian berupa proposal penelitian .
7.       Tabel Hasil Data Pengamatan


Tinggi Tanaman

A
B
Hari/tgl
Kapas
Tanah
Kapas
Tanah
Kamis 14 juli 2011
0 cm
0 cm
0 cm
0 cm
Jumat 15 Juli 2011
0.56 cm
0.38 cm
0.53 cm
0.4 cm
Sabtu 16 Juli 2011
1.31 cm
0.83 cm
1.13 cm
0.96 cm
Minggu 17 Juli 2011
1.78 cm
1.22 cm
1.61 cm
1.48 cm
Senin 18 Juli 2011
2.54 cm
1.54 cm
2.33 cm
1.89 cm
Selasa 19 Juli 2011
3.65 cm
1.97 cm
3.21 cm
2.68 cm





D.      KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang kami lakukan ini kami dapat menyimpulkan bahwa tanaman kacang hijau yang ditanam pada media kapas memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dari pada tanaman kacang hijau yang ditanam pada media tanah terutama dalam pertumbuhan tinggi tanaman lebih tinggi tanaman yang menggunakan media kapas walaupun di perlakukan sama yaitu mulai dari pemberian air , cahaya , ukuran wadah , ukuran dan berat biji kacang hijau .
E.       DAFTAR PUSTAKA
-          Susilowarno, R.Gunawan, 2007, BIOLOGI, Jakarta : Grasindo .
-          Ali, Drs.R.Soetarno, 2010 , RPAL, Semarang : Aneka Ilmu .
-          Pujiyanto, Sri, 2008, Dunia Biologi 3, Jakarta : Tiga Serangkai .
-          www.google.com
-          www.google.co.id
-          http://www.wikimu.com
-          http://id.wikipedia.org
-          http://www.scribd.com













DOKUMENTASI





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar